Anak Itik



Siapa yang tidak tertarik jika melihat anak bebek yang masih kuning dan imut – imut ini? Hewan kecil yang selalu membuntuti induknya kemana –mana ini ternyata memiliki sifat mengerikan yang tidak akan sahabat anehdidunia.com sangka – sangka akan dilakukan hewan kecil ini, dimana sejak berusia 4 minggu, anak itik ternyata bisa saja melakukan praktek kanibalisme jika berada didalam kondisi tertentu.


Yang mengejutkan adalah, praktek kanibalisme ini bisa terjadi hanya karena faktor kebosanan! Dan faktor lainnya biasanya adalah karena jumlah anak itik yang terlalu banyak di dalam satu kandang, kurangnya sirkulasi udara, dan kekurangan nutrisi (kelaparan). Biasanya anak itik akan mulai dengan mematuk dan merobek kulit anak itik lainnya sebelum memakan bagian tubuh dari sesamanya tersebut. Dan mengerikannya lagi, biasanya anak itik yang lain akan secara spontan meniru saat melihat praktek kanibalisme yang sedang dilakukan kerabatnya, sehingga akan semakin banyak anak itik yang mati karena praktek kanibalisme ini. Sungguh makhluk mungil yang mengerikan ya sahabat anehdidunia.com.


Kumbang Koksi (Kepik)



Kepik biasanya selalu bisa kita jumpai saat sedang bermain – main dikebun ataupun ditaman. Anak – anak suka sekali membiarkan serangga ini berjalan – jalan ditangan sebelum dibiarkan terbang dan menunjukan warna cangkaknya yang merah dan bertitik hitam. Kepik adalah serangga yang tampak cantik dan sangat sulit dipercaya kalau mereka adalah spesies serangga yang sering sekali melakukan praktek kanibalisme!


Dalam salah satu penelitian yang dilakukan, ternyata seekor kepik yang memakan kepik lainnya, akan memiliki peluang bertahan hidup yang tinggi dan dapat berkembang lebih cepat. Dan kepik yang memakan kepik lain yang sudah mengkonsumsi nutrisi terbaik pun akan mendapatkan “keuntungan” tertentu terhadap daya tahan tubuhnya terhadap lingkungan.Yang lebih parahnya lagi sahabat anehdidunia.com, ternyata kepik ini suka sekali memakan kepik lain yang lebih lemah, seperti kepik yang tidak bisa bergerak (karena suatu hal) atau kepik yang masih memiliki tubuh dan cangkang sayap yang lunak karena masih berada dalam tahap pertumbuhan.


Kelomang (Umang – Umang)


Kebanyakan sahabat anehdidunia.com pasti pernah melihat kelomang saat masih bersekolah dasar, dimana hewan ini sering sekali dijual di sekitar sekolahan dengan warna cangkang yang unik – unik dan ukuran yang berbeda – beda. Kita biasanya sering mengetahui kalau kelomang adalah hewan yang sangat pemalu karena selalu bersembunyi kedalam cangkangnya saat merasa terganggu atau didekati.


Namun, dibalik sifatnya yang pemalu dan tampak tidak berbahaya, ternyata kelomang memiliki sisi Kanibal didalam dirinya, dimana mereka akan sangat liar dan lapar akan daging dari sesamanya! Kelomang biasanya sering memakan daging kelomang lain yang sudah mati, namun mereka pun tidak segan – segan akan menyerang secara brutal kelomang yang sedang berada dalam fase “molting” secara brutal. Dan tidak jarang, kelomang yang terlampau “liar” akan langsung menyerang dan menghancurkan cangkang kelomang lain untuk memakannya. Benar – benar hewan yang kejam dan mengerikan ya sahabat anehdidunia.com!


Hamster



Hamster adalah mamalia kecil yang sempat booming dan terkenal di Indonesia karena film animasi berjudul “Hamtaro”. Dimana mulai banyak sekali anak – anak dan orang dewasa yang berburu hewan ini di berbagai Pet Shop untuk membeli dan memelihara hewan pengerat yang sangat lucu dan menggemaskan ini. Hamster pun biasanya diperlihara dengan menggunakan kandang besi yang di isi dengan berbagai macam mainan, rumah – rumahan, bahkan kolam renang mini loh!


Namun dibalik penampilannya yang menggemaskan, hamster pun juga menjadi salah satu hewan yang bisa melakukan praktek kanibalisme! Hamster adalah hewan yang sangat teritorial (menjaga daerah kekuasaan), sehingga tak jarang mereka akan saling menyerang dan memakan hamster lain yang tidak ia kenali saat mereka ditempatkan alam satu kandang yang sama. Dan tak jarang pula, induk hamster yang sedang dalam masa menyusui pun akan memakan beberapa bayinya sendiri karena mereka memiliki naluri untuk mengetahui berapa jumlah bayi yang bisa ia rawat dan sekaligus memberikan asupan tambahan pada sang induk agar menjadi lebih kuat dan sehat selama proses menyusui (Dimana sang induk memang jarang bergerak dan berpindah saat berada didalam masa menyusui ini).


Anjing Padang Rumput



Meski namanya adalah anjing, namun anjing padang rumput sebenarnya adalah hewan termasuk dalam kategori hewan pengerat dan penggali. Hewan yang tampak gemuk dan lucu ini berasal dari Amerika Utara yang hidup secara berkoloni. Meski hewan ini lebih dikenal sebagai hewan yang memakan tumbuh – tumbuhan, ternyata hewan ini juga termasuk dalam kategori hewan yang melakukan praktek kanibalisme! Dalam sebuah hasil penelitian yang di terbitkan pada tahun 1980an, ternyata hewan pengerat yang lucu ini sering melakukan praktek kanibalisme didalam koloninya sendiri, dimana hal ini sering menyebabkan kematian besar dalam kelompoknya yang bisa mencapai 51%.


Koloni anjing padang rumput biasanya terdiri dari Satu ekor pejantan, beberapa ekor betina, dan beberapa keturunan (anak) dari masing – masing betina tersebut. Dan saat sang betina sedang dalam masa menyusui, ia biasanya akan memakan betina muda lain didalam kelompoknya, sehingga jika dalam pandangan kita sebagai manusia, sang betina sedang memakan keponakan perempuannya sediri! Mengerikan sekali ya. Banyak orang berpendapat kalau praktek kanibalisme ini adalah salah satu upaya dalam mengurangi kepadatan dalam koloni ataupun hanya karena sangat membutuhkan nutrisi tambahan.