Belajar Memiliki Kelembutan Hati Yesus. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Belajar Memiliki Kelembutan Hati Yesus. Saudaraku, hidup sebagai orang percaya 70 – 90 tahun selama masa hidup kita di dunia ini, kita dituntut untuk berbuah. Sebab orang percaya itu harus berbuah. Lalu apa buah yang dikehendaki oleh Allah dalam hidup kita?. Buah yang dikehendaki oleh Allah dari hidup kita, bukan semata-mata kita bisa membawa orang lain ke gereja. Tetapi buah yang dikehendaki oleh Allah adalah, dalam seluruh gerak hidup ini, kepribadian kita harus bisa memancarkan pribadi Tuhan Yesus Kristus. Dengan demikian kita juga bisa menggiring orang lain memiliki karakter atau pribadi Tuhan Yesus Kristus. Kalau kita bisa memiliki karakter Kristus dalam hidup ini, maka kita dengan berani bisa berkata kepada orang lain, ikutilah teladanku. Kita tidak akan malu untuk berkata, ikutilah teladanku, karena kepribadian yang nampak dari hidup kita adalah pribadi Tuhan Yesus Kristus. Orang percaya yang benar-benar mengerti akan kebenaran ini akan sangat beruntung, sebab dipemandangan matanya, dunia menjadi tidak menarik lagi. Artinya saat kita bisa mengenakan pribadi Kristus dalam hidup kita, maka kita tidak akan tertarik lagi dengan segala kesenangan dunia. Persoalannya adalah, untuk bisa mengenakan pribadi Kristus dalam hidup kita, semuanya ini harus lewat proses yang panjang. Sebab hal ini tidak bisa instant. Disinilah setiap kita harus memiliki tekat, harus memiliki kemauan keras untuk berubah. Kita harus melepaskan karakter kita yang lama, dan kita belajar mengenakan karakter Kristus, atau pribadi Kristus. Kalau kita bisa mengenakan karakter Kristus dalam kehidupan kita, maka kita tidak lagi menjadi orang yang selalu penuh dengan ambisi yang sia-sia, sarat dengan keinginan hati yang sia-sia, bahkan kita tidak akan menjadi orang yang ngotot untuk mencari hormat. Artinya kalau kita dihina, dibenci, dicaci, dimaki, atau dengan kata lain kita dimanusiakan atau tidak dimanusiakan, kita tidak akan membalas itu semua, dan kita akan tetap memiliki sikap hati yang lemah lembut, sikap hati yang mau mengampuni. Salah satu sikap atau pribadi Tuhan Yesus yang sangat luar biasa adalah, Ia tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Ini adalah sikap atau karakter yang sangat agung, yang sangat luhur, yang juga harus dimiliki oleh kita sebagai orang percaya, kalau kita mengaku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Akan sangat berbeda bila dibandingkan dengan sikap manusia pada umumnya, dimana manusia pada umumnya akan selalu membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebab manusia pada umumnya akan memiliki prinsip, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.